Showing posts with label Branda. Show all posts
Showing posts with label Branda. Show all posts

Wednesday, 5 July 2017

Julang Jambul-Hitam (Aceros corrugatus)

Julang Jambul-Hitam ; Wrinkled Hornbill (Rhabdotorrhinus corrugatus)
synonym Aceros corrugatus (Temminck, 1832)

Berukuran sedang (75 cm), berwarna hitam dan putih. tanduk pendek, merah kerenyut, dan melengkung. Jantan : Hitam dengan sisi kepala, leher, dan dua pertiga ujung ekor putih. Betina : Seperti jantan, tetapi leher dan kepala hitam, kulit tidak berbulu pada tenggorokan kebiruan. Iris merah, kulit disekitar mata biru, paruh kuning dan merah, kaki warna tanduk.

Julang Jambul Hitam (Aceros corrugatus)
Julang Jambul-Hitam ini masuk kedalam daftar merah IUCN dengan katagori Near Threatened (NT)  selain itu juga CITES mengkatagorikan spesies ini sebagai satwa  Appendix II.

Sepasang Julang Jambul Hitam (Aceros corrugatus)
Secara Global burung ini tersebar di Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kep. Batu dan Kalimantan.
Kebiasaan  spesies ini hidup sendirian atau dalam kelompok. Kebanyakan mencari makan pada tajuk atas pohon ara. Terbang tinggi di atas hutan, menuju pohon tempat bertengger pada malam hari. Agak pemalu. Burung Julang Jambul-Hitam ini kadang--kadang ditemukan di Hutan dataran rendah dan hutan rawa, sampai ketinggian 1.000 mdpl.

Julang Jambul Hitam (Aceros corrugatus) Jantan
Suara burung ini bergema dalam “rowwow” atau “wakowwakowkow” yang dikeluarkan dari puncak pohon atau sewaktu terbang dan suara kontak kasar “kak kak”.

Sumber :
Foto-foto Oleh : Riki Rahmansyah.

Mackinnon, J., K. Phillips dan B. V. Balen. 1998. Panduan lapangan Burung-burung di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali. LIPI. Bogor.

Monday, 16 January 2017

Bencoolen Bird Watching

Bencoolen Bird Watching merupakan salah satu lembaga Penelitian dan Pemerhati burung yang berkedudukan di Provinsi Bengkulu. 
Foto Bareng Om Willy Ekariyono
Awal terbentuknya Bencoolen Bird Watching ini atas inisasi hasil diskusi Riki Rahmansyah dan Om Willy Ekariyono (Photographer Hidupan Liar) Indonesia Wildlife Photography ketika berkunjung ke Provinsi Bengkulu pada tahun 2014, kata beliau coba bikin wadah belajar tentang fotografi hidupanliar karena jika dilihat di Bengkulu belum ada wadah tersebut kata beliau, berangkat dari itulah Saya (Riki Rahmansyah) membuat Grup Bencoolen Wildlife Photography dengan harapan bisa mengakomodir dan memacu semangat kawan-kawan Bengkulu yang hobi fotografi hidupan liar baik yang masih pemula maupun yang sudah profesional berikut link grup tresebut https://www.facebook.com/groups/1445990892320145/ atau bisa di searching di FB dengan kata kunci Bencoolen Wildlife Photography.
Seiring Waktu berjalan dan beberapa kali diskusi dengan kawan-kawan, kita bersepakat untuk membentuk lembaga penelitian Burung di Bengkulu sehingga lahirlah Bencoolen Bird Watching (Wildlife Photography), Wildlife Photography dalam Bencoolen Bird Watching kita sepakat dalam berkegitan kita tidak hanya terfokus pada burung saja namun pada semua hidupan liar.
Untuk maskot kita sepakat menggunakan burung Sempur-hujan sungai, Black-and-red Broadbill (Cymbirhynchus macrorhynchos).



Dewan Pendiri Bencoolen Bird Watching :
1. Riki Rahmansyah
2. Eki Susanto
3. Wawan Stawan
4. Arie Noly

Dewan Pengurus Bencoolen Bird Watching :
Ketua                     : Eki Susanto, M.Si

Koordinator Riset dan GIS : Riki Rahmansyah, S.Hut












Koordinator Data dan Informasi  : Wawan Stawan 


Kontak Bencoolen Bird watching
email   : bencoolen.bird.watching@gmail.com
kontak : +6285758019392
              +6281379265847